Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
Eksekutif

Bupati BBF : 2026 Merupakan Tahun Konsoludasi Fiskal Bagi Pemda Dompu

Avatar photo
63
×

Bupati BBF : 2026 Merupakan Tahun Konsoludasi Fiskal Bagi Pemda Dompu

Sebarkan artikel ini
Bupati Dompu Bambang Firdaus pada rapat paripurna

DOMPU, Satondanews,-Pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan penyesuaian dan pemangkasan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun 2026. Kebijakan ini merupakan langkah nasional dalam menjaga stabilitas fiskal, memperkuat APBN, serta mengarahkan belanja agar lebih tepat sasaran.

 

Example 300x600

Bupati Dompu, Bambang Firdaus menyampaikan, bagi daerah tentu kebijakan ini bukan hal yang mudah. Pengurangan alokasi TKDD berdampak langsung pada ruang fiskal, terutama dalam pembiayaan layanan dasar, pembangunan infrastruktur, serta pemenuhan program prioritas daerah.

 

Menghadapi realita tersebut di atas, Bupati menekankan agar disikapi dengan bijak, responsif dan bertanggung jawab.

 

“Sebagai pemerintah daerah, kita harus menyikapi situasi ini secara bijaksana, responsif, dan penuh tanggung jawab,” kata Bupati Bambang pada Rapat Paripurna DPRD Dompu dengan agenda Jawaban Pemerintah Atas Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Dompu Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Dompu, Jumat (28/11/2025) lalu.

 

Ditegaskan Bupati BBF, pemangkasan TKDD bukan akhir dari langkah pembangunan.  Justru di tengah keterbatasan inilah, Pemda diuji untuk menunjukkan kapasitas tata kelola pemerintah daerah yang solid, akuntabel, dan adaptif.

 

“Kita ingin membuktikan bahwa daerah kita bukan hanya bergantung pada transfer pusat, tetapi mampu tumbuh melalui kreativitas, inovasi, dan kerja keras,” jelasnya.

 

Menurut Bupati, tahun 2026 harus disambut sebagai tahun konsolidasi fiskal, bukan penurunan layanan. Pemda bekerja bukan untuk kenyamanan birokrasi, tetapi untuk masyarakat yang menaruh harapan.

 

“Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran Pemerintah Daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, bergandengan tangan, dan menghadapi situasi ini dengan optimisme. Insya Allah, dengan niat yang baik dan kerja yang tulus, kita dapat melewati tantangan ini dan tetap menjaga keberlanjutan pembangunan daerah,” ucap Bupati.

Patut dipahami, di tengah efisiensi pengurangan transfer dana pusat ke daerah, situasi dan kondisi keuangan daerah tahun ini begitu sulit. Hal ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Dompu, akan tetapi di seluruh wilayah daerah provinsi/kabupaten/kota se Indonesia.

 

“Ini merupakan tantangan bagi kita di jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu,” ujarnya.

 

Ditekankan Bupati, situasi seperti ini, jangan dilihat sebagai sebuah masalah, akan tetapi ini merupakan suatu tantangan untuk lebih termotivasi membuat ide dan terobosan baru dalam menjalankan roda pemerintahan.

 

Untuk dapat melewati situasi seperti ini, semangat kebersamaan, kerja keras, dan komitmen yang kuat dari seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat sangat dibutuhkan, sehingga dapat melaksanakan program dan kegiatan yang telah disusun secara efektif dan efisien, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dompu.

 

“Pada kesempatan ini, saya mengajak seluruh aparatur pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam melayani masyarakat dengan melaksanakan program dan kegiatan yang telah dianggarkan dalam APBD ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita bekerja dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, melakukan inovasi terobosan baru dalam pelayanan publik meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas layanan bagi masyarakat, serta mendorong budaya kerja yang adaptif dan kreatif,”harapnya.(Adz)

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *